Perpustakaan Menara Ilmu MAN 3 JOMBANG

Contact Info

Jl. Merpati, Tambak Rejo, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419
-
-

Follow Us

Gali Potensi Jurnalis Muda, Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 3 Jombang Hadirkan Dua Pakar Berita

Gali Potensi Jurnalis Muda, Ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 3 Jombang Hadirkan Dua Pakar Berita

Perpustakaan (Literasi Baca Tulis) – Ekstrakurikuler Jurnalistik bekerja sama dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MAN 3 Jombang sukses menggelar kegiatan Diklat Jurnalistik pada Kamis (14/05). Mengusung misi mengasah jiwa jurnalis muda, kegiatan yang berlangsung dinamis ini diikuti oleh seluruh anggota ekstrakurikuler jurnalistik dan perwakilan dari setiap kelas.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh PLH. Kepala MAN 3 Jombang, Bapak K.H. Mochammad Syifa’ Malik, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan betapa krusialnya keterampilan literasi dan menulis pada era modern bagi para santri dan siswa.

"Kemampuan menulis itu adalah kemampuan yang sangat penting. Melalui tulisan, seseorang bisa menyampaikan kebenaran dan dikenang oleh zaman," tutur Bapak K.H. Mochammad Syifa’ Malik saat membuka acara.

Turut hadir mendampingi para peserta, Waka Kesiswaan Ibu Effi Fadhilah, M.Pd., dan dua Pembina OSIS yang mengawal keberlangsungan acara, yaitu Ibu Diana Tri Rahmawati, S.Pd. dan Ibu Nadifatul Munawaroh, S.Pd. Acara inti diklat dipandu langsung oleh Pembina Ekstrakurikuler Jurnalistik, Ibu Rialita Fithra Asmara, S.Pd. S.I.Pust.

Diklat Jurnalistik kali ini terasa spesial karena menghadirkan dua pemateri yang merupakan praktisi media berpengalaman, yaitu Sujai, S.S. (Direktur Pagan Press dan pernah menjadi wartawan Kompas Group) serta I'ied Rahmat Rifadin, S.Pd. (Wartawan dan Redaktur Pelaksana Ketik.com).

Peserta tidak hanya duduk diam mendengarkan teori, melainkan ditantang untuk langsung mempraktikkan ilmu yang didapat di tempat. Sujai, S.S., yang akrab disapa Mas Jai, membagikan pengalamannya selama bertahun-tahun di dunia jurnalistik sebelum mengupas tuntas teknik menulis feature. Untuk memicu kreativitas, Mas Jai memberikan stimulus berupa ragam pertanyaan pemantik. Peserta diminta menjawab rangkaian pertanyaan tersebut dan merangkai jawabannya menjadi satu kesatuan tulisan feature yang utuh dan humanis.

Materi kedua disambung oleh I'ied Rahmat Rifadin, S.Pd. atau Mas I'ied, yang memaparkan teori dasar straight news dan pengalamannya saat meliput di lapangan. Usai pemaparan materi, peserta langsung diterjunkan untuk praktik menulis berita mengenai jalannya acara Diklat Jurnalistik yang sedang mereka ikuti. Luar biasanya, beberapa peserta langsung melakukan wawancara nyata di lokasi untuk melengkapi data berita mereka.

Memasuki sesi tanya jawab, para peserta tampak sangat antusias. Berbagai pertanyaan kritis mengenai dunia media dan tantangan menulis dilontarkan kepada kedua pemateri. Salah satu perwakilan peserta diklat mengungkapkan rasa bangganya bisa belajar langsung dari para profesional.

"Seru sekali, kami tidak cuma dikasih teori yang bikin mengantuk. Namun langsung praktik menulis dan wawancara. Jadi tahu rasanya gregetan mencari sudut pandang berita yang menarik," ujar salah seorang peserta diklat di sela-sela kegiatan.

Di penghujung acara, suasana semakin meriah ketika pemateri mengumumkan sepuluh peserta dengan hasil karya terbaik. Sebagai bentuk apresiasi dan pemantik semangat literasi, kesepuluh peserta tersebut berhak mendapatkan hadiah berupa buku.

Melalui kegiatan yang diinisiasi oleh Ekstrakurikuler Jurnalistik bersama OSIS dan didukung penuh oleh perpustakaan ini, diharapkan lahir jurnalis-jurnalis muda berbakat dari MAN 3 Jombang yang siap mewarnai mading, buletin, hingga website resmi madrasah dengan karya-karya yang mencerahkan. (RfA)

 

 


Related Post