Perpustakaan Menara Ilmu MAN 3 JOMBANG

Contact Info

Jl. Merpati, Tambak Rejo, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61419
-
-

Follow Us

Kreasi Limbah Dukung Gerakan Literasi Berbasis Inklusi Sosial

Kreasi Limbah Dukung Gerakan Literasi Berbasis Inklusi Sosial

Perpustakaan (Gerakan Literasi Madrasah) – Dalam rangka menggalakkan gerakan literasi hijau, OSIS menyelenggarakan workshop pengolahan sampah organik (16/2). Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan literasi berbasis inklusi sosial yang menekankan keterampilan hidup, kepedulian lingkungan, sekaligus penguatan karakter kewirausahaan siswa.

Workshop menghadirkan narasumber dari Daur Ulang Jombang, yakni Umi Nadhiroh, S.Pd. Dalam sesi praktik, beliau membimbing siswa mengolah limbah kulit jagung menjadi bunga hias yang cantik dan memiliki nilai ekonomi. Limbah bukan untuk dibuang, tetapi untuk dimanfaatkan. Jika kreatif, sampah organik seperti kulit jagung pun bisa menjadi produk bernilai jual.

Seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Setiap peserta berhasil menghasilkan satu tangkai bunga dari kulit jagung. Tangkai-tangkai tersebut kemudian dirangkai menjadi buket bunga yang indah dan layak dipasarkan. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan tangan, tetapi juga mengasah ketelitian, kesabaran, dan kerja sama.

Sebagai pembina kegiatan, guru pendamping OSIS menyampaikan apresiasi atas kesiapan panitia dari OSIS yang telah merancang acara dengan tertib dan kreatif.

“Kami ingin membekali siswa bahwa literasi tidak hanya tentang membaca buku, tetapi juga membaca kondisi lingkungan dan menghadirkan solusi,” ungkap Bu Nadifatul Munawaroh, S.Pd, selaku pembina pelaksana kegiatan.

Kepala madrasah turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Madrasah harus menjadi pelopor gerakan peduli lingkungan. Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar bertanggung jawab sekaligus berdaya secara ekonomi.

Melalui workshop ini, madrasah berharap tumbuh generasi yang kreatif, peduli lingkungan, dan mampu mengubah limbah menjadi peluang. Semangat literasi berbasis inklusi sosial pun semakin nyata dalam aksi dan karya. (Lit)

 

 


Related Post